Review Komik Chanto Suki tte Ieru Ko Musou. Komik Chanto Suki tte Ieru Ko Musou yang mulai serial sejak 2024 ini langsung jadi salah satu webtoon romance-comedy paling segar dan addicting di kalangan pembaca Indonesia. Cerita tentang Akira, cowok SMA biasa yang tiba-tiba bereinkarnasi ke dunia fantasy sebagai “pahlawan” dengan skill overpower, tapi satu-satunya kelemahannya adalah tak bisa bilang “suka” secara langsung ke cewek. Di dunia baru itu, ia harus kalahkan raja iblis, tapi misi utamanya malah belajar jujur soal perasaan ke heroine utama, Rina, putri kerajaan yang tsundere berat. Hingga akhir 2025, komik ini sudah lewati 80 chapter lebih dan masih ongoing dengan update rutin, tarik pembaca dengan campuran action isekai ringan, romcom manis, dan trope “dense MC” yang dieksekusi lucu tanpa bikin frustrasi. BERITA BOLA
Plot dan Premis yang Unik: Review Komik Chanto Suki tte Ieru Ko Musou
Premis Chanto Suki tte Ieru Ko Musou terdengar klise isekai, tapi twist utamanya bikin beda: Akira overpower di battle—bisa one-shot monster, skill cheat, dan strategi jenius—tapi gagal total di romance karena curse dari dewi yang “nakal”. Ia tak bisa ucap kata “suka” atau “cinta” langsung; kalau dipaksa, tubuhnya kaku atau kata-katanya berubah jadi cringe. Plot fokus pada petualangan party Akira lawan raja iblis, sambil subplot romcom saat ia coba dekati Rina dengan cara-cara absurd.
Alur dibagi arc dungeon, turnamen kerajaan, dan misi sampingan yang penuh fanservice ringan. Aksi seru tapi tak dominan—lebih sering jadi backdrop untuk momen lucu saat Akira gagal confess. Twist datang dari curse yang ternyata punya alasan lebih dalam, dan rahasia Rina yang tsundere karena trauma masa kecil. Pacing cepat dengan chapter pendek, cocok buat baca santai tanpa drama berat.
Karakter dan Chemistry Romcom: Review Komik Chanto Suki tte Ieru Ko Musou
Akira jadi MC relatable: kuat di luar, lemah di hati—ia pintar strategi perang, tapi bodoh soal cinta, bikin momen gagal confess jadi highlight komedi. Rina, heroine utama, tsundere klasik tapi tak berlebih: keras di luar, lembut di dalam, dengan backstory yang bikin pembaca simpati. Party member seperti healer loli, archer cool, dan tank berotot beri dinamika lucu—semua tahu Akira suka Rina kecuali dirinya sendiri.
Chemistry Akira-Rina manis banget: dari saling bantu di battle jadi momen awkward saat hampir confess. Side couple ringan ada, tapi fokus utama romcom utama yang slow burn tanpa bikin kesal. Karakter villain raja iblis dan bawahannya punya motif jelas, bikin konflik tak sekadar hitam-putih. Dialog penuh humor slapstick dan meta trope isekai, tambah daya tarik.
Gaya Visual dan Eksekusi
Ilustrasi di Chanto Suki tte Ieru Ko Musou termasuk cute dan colorful: desain karakter chibi saat komedi, detail saat action, dan ekspresi wajah heroine yang menggemaskan. Fight scene dinamis dengan efek skill berwarna-warni, tapi tak over—lebih sering panel lucu saat Akira panic gagal bilang suka. Background fantasy kerajaan digambar rapi, dengan fanservice ringan yang pas tanpa vulgar.
Paneling webtoon vertikal cocok untuk momen romcom: close-up blush Rina atau sweatdrop Akira bikin emosi terasa. Pada akhir 2025, art tetap konsisten tinggi, dukung cerita yang semakin dalam dengan arc curse dan backstory raja iblis.
Kesimpulan
Chanto Suki tte Ieru Ko Musou adalah romcom isekai ringan yang sukses campur action fantasy dengan trope dense MC yang dieksekusi lucu dan manis. Premis curse “tak bisa bilang suka” bikin cerita segar di tengah banjir isekai overpower, dengan chemistry Akira-Rina yang bikin pembaca senyum-senyum sendiri. Meski action tak seberat murim murni, komedi dan slow burn romance jadi kekuatan utama yang bikin ketagihan. Cocok buat yang suka webtoon santai dengan harem ringan, humor trope, dan ending chapter cliffhanger romantis. Pada akhir 2025, komik ini masih ongoing dan terus naik popularitas—rekomendasi kuat untuk pencinta romcom fantasy yang ingin cerita feel-good tapi tak klise berat. Komik yang bukti trope lama masih bisa fun kalau ditangani dengan hati dan timing komedi pas.